Aku mengenal Tuhan.
Aku mengenal nama-Nya.
Nama-Nya aku kenal sebaik namaku.
Mungkin, Tuhan mengenal namaku?
Tapi, aku tak mengenal diriku.
Tak sebaik aku mengenal Tuhan.
Tak sebaik aku yang tak mengenal siapa-siapa.
Aku mengenal Tuhan.
Dia kecil.
Dia sekecil sebuah lubang jarum.
Dia sungguh nyata dan mungkin, aku yang semu.
Tuhan mengenal mahluk-Nya.
Dan aku mengenal Tuhan begitu kecil.
Tapi, ternyata aku jauh lebih kecil dari-Nya.
Makassar, 28 Oktober 2012
Pradana
“PANCA Indra” Mulyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar