Selasa, 02 Oktober 2012

MALAM YANG BERPELANGI

Awan gemawam menjauh dari langit,
sementara mendung tiada terbentuk.
Angin pergi menggandeng irama cinta.
Pelan, menembus celah dedaunan Angsana.
Ada alasan yang tak mampu diterima logika.
Seperti malam yang dihiasi pelangi.
Bagai mengisyaratkan sepi yang disirami sebuah fatamorgana.

Makassar, 24 September 2012
Pradana “PANCA Indra” Mulyawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar