Selasa, 30 Oktober 2012

GADIS CANTIK BERHIDUNG PESEK

Gadis cantik berhidung pesek.
Di atas panggung di sebuah resto
Di malam yang dihiasi musik yang menghentak
Di sebuah resto yang penuh kerlap-kerlip cahaya.

Gadis cantik berhidung pesek.
Yang bernyanyi dan bersenandung
Yang mencuri perhatian lelaki yang lapar dan haus
Yang mempermainkan suasana malam di resto itu.

Gadis cantik berhidung pesek.
Bernyanyi dan bernyanyi
Hingga keringatnya melunturkan polesan bedaknya
Hingga merah pipinya ikut luntur oleh keringatnya.

Gadis cantik berhidung pesek.
Akhirnya berhenti bernyanyi
Dan berjalan turun dari panggung
Lalu menerobos sudut gelap dan tak terlihat lagi.
Tapi, esok dia akan muncul lagi.
Bernyanyi dan bersenandung dengan polesan bedak dan merah pipi yang baru.
Hingga keringatnya sendiri akan melunturkannya lagi, lagi, dan lagi.

Makassar, 20 Oktober 2012
Pradana “PANCA Indra” Mulyawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar